Buatlah perubahan sebelum perubahan itu merubah dirimu. Untuk mengendalikan segala perubahan, kita harus mempunyai sikap dan tindakan yang tidak bias dilihat secara terpisah. Sikap dan tindakan itu adalah kita menerima situasinya dengan tetap berharap bahwa kehidupan yang lebih baik telah menanti kita. Betapapun hebatnya seseorang yang memberikan motivasi, hal tersebut hanyalah sebuah kesia-siaan belaka pada diri orang tersebut tidak ada keinginan untuk motivasi untuk mengubah diri.
Semangat untuk berubah di mulai dengan semangat untuk
mempertanyakan segala sesuatu sehingga benar-benar diyakini. Setiap manusia
tidak boleh berhenti bertanya, karena dngan bertanya itu, kita akan mendapatkan
berjuta hikmah.
Perubahan seperti gelombang. Dimulai dari titik kemudian
melebar keluar. Terus-menerus bergerak dan berkesinambung. Untuk mendapatkan
semua itu diharapkan adanya semangat untuk berubah. Semangat untuk berubah ini
tidak datang scera tiba-tiba tetapi melalui proses yang panjang serta disertai
iktiar.
Sebagai ilustrasi tentang burung garuda. Dikutip dari Roy
Sembel (2008), dari khotbah seorang rohaniwan. Menurutnya burung rajawali harus
melewati perubahan yang menyakitkan ketika usianya mencapai 40 tahun. Pada usia
ini, peruhnya meruncing dan mengeras dan bias membahayakan dirinya ketika
mamatuk makanan. Kuku dari kakinya juga mengeras dan melengkung sehingga sulit
untuk digunakan secara luas. Selain itu, bulu-bulunya juga mengeras, sehingga
menambah berat beban badannya saat harus terbang lama.
Sang rajawali harus memilih apakah akan mati karena kondisi
tubuhnya yang berubah, atau memutuskan untuk berubah, yaitu menjalani proses
perubahan yang menyakitkan. Sebagian besar rajawali memilih berubah untuk
menjadi yang lebih baik, walaupun perubahan itu membutuhkan waktu dan
perjuangan. Sang rajawali akan terbang ke tempat tinggi untuk berubah. Ia
mematuk-matukkan paruhnya ke batu sehingga paruhnya lepas dan diganti secara
alami dengan paruh yang lebih baru dean lentur. Ia juga akan mematuk kuku
kakinya serta mencabut bulu-bulu tubuhnya yang sudah mengeras, sehingga jatuh
dan tergantikan dengan yang baru. Proses ini berjalan sekitar lima bulan dan
menyakitkan. Tetapi sang rajawali sangat sadar bahwa perubahan ini di perlukan
jika tetap ingin hidup.
Dari ilustrasi tentang rajawali ini kita bias belajar bahwa
perubahan itu penting. Walaupun terkadang menyakitkan dan membutuhkan waktu untuk proses perubahan
tersebut, kita harus berubah sebelum kita tergilas oleh perubahan.

0 komentar:
Posting Komentar