Breaking News
Loading...
Rabu, 09 Juli 2014


Disiplin adalah masalah kebiasaan, setiap tindakan yang berulang pada waktu dan tempat yang sama. Kebiasaan positif yang harus di pupuk dan terus di tingkatkan dari waktu-kewaktu. Filsuf Aristoteles, menjelaskan bahwa keunggulanmerupakan kebiasaan. Kebiasaan terbangun dari kedisiplinan diri yang secara  konsisten dan terus menerus melakukan sesuatu tindakan yang membawa pada puncak prestasi seseorang. Kebiasaan kita akan menentukan kebiasaan tersebut, diperlukan disiplin diri yang kokoh.
Disiplin adalah kepatuhan untuk menghormati dan melaksanakan suatu system yang mengharuskan orang untuk tunduk kepada keputusan, perintah dan peraturan yang berlaku. Dengan kata lain, disiplin adalah sikap menaati peraturan dan ketentuan yang telah ditetapkan tanpa pamrih. Disiplin yang sejati tidak di bentuk dalam waktu satu atau dua tahun, tetapi merupakan bentukan kebiasaan (membudaya) sejak kita kecil, kemudian perilaku tersebut dipertahankan pada wakt remaja dan dihayati maknanya di waktu dewasa dan dipetik hasilnya. Sikap disiplin akan mengantarkan seseorang pada pintu kesuksesan. Untuk menanamkan disiplin pada diri seseorang memang cukup sulit, karena merasa terkekang baik waktu maupun sikap. Segala gerak gerik akan selalu mengikuti aturan yang berlaku.
Kedisiplinan merupakan syarat mutlak untuk mencapai impian atau melaksanakan misi hidup kita. Sebenarnya disiplin ini sangat mudah dilaksanakan asalkan kita bisa menganggap pekerjaan kita sebagai suatu kebutuhan dan menganggap pekerjaan kita sebagai suatu kebutuhan dan menganggap sebagai milik serta bagian hidup kita. Kita harus disiplin dalam mengembangkan diri kita dalam segala aspek, kita harus disiplin dalam mengelola waktu yaitu dalam memenui target, deadline, maupun dalam mengatur keseimbangan kegiatan di kantor, keluarga, dan masyarakat. Kita harus disiplin dalam melatih keterampilan kita dalam setiap bidang yang kita pilih. Disiplin juga bisa kita tunjukkan dalam menerapkan prinsip-prinsip sukses yakni misalnya prinsip untuk senantiasa melakukan yang terbaik, disiplin dalam ibadah, dan lai-lain.
Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa di Indonesia terdiri dari bermacam-macam suku bangsa. Dengan demikian kita semua mempunyai tingkatan disiplin dalam kadar yang berbeda-beda. Kita hendaknya hidup dalam masyarakat yang telah memiliki aturan-aturan social sendiri. Disiplin diri dalam melakukan suatu tindakan yang dilakukan secara konsiten dan terus menerus akan menjadi suatu kebiasaan yang mengarah pada tercapainya keunggulan. Keunggulan membuat kita memiliki kelebihan yang dapat digunakan untuk meraih tujuan hidup yang menentukan masa depan kita.
H. Zainuddin menguraikan beberapa tips yang perlu kita lakukan untuk meningkatkan disiplin diri:

  1. Tetapkan tujuan yang ingin dicapai dalam waktu dekat.
  2. Buat urutan prioritas hal-hal yang ingin kita lakukan.
  3. Buat jadwal kegiatan secara tertulis , tempelkan jadwal kegiatan di dinding depan meja kerja di rumah.
  4. Lakukankegiatan sesuai dengan jadwal yang kita buat. Jika perlu, kita dapat mengubah jadwal tersebut sesuai dengan kondisi dan situasi.
  5. Berusaha untuk selalu disiplin dengan jadwal program kegiatan yang sudah kita susun sendiri.
  6. Kita harus dapat mengalahkan semua sifat buruk yang ada dalam diri sendiri seperti malas, kurang percaya diri, cepat bosan, dan lain-lain.
  7. Melakukan suatu kegiatan di luar kegiatan rutin kita untuk sesekali waktu untuk menghilangkan rasa bosan.

0 komentar:

Posting Komentar